Survey Remaja Menggunakan AI — Keberadaan AI (Artificial Intelligence) tampaknya jadi keuntungan tersendiri khususnya bagi remaja. Beberapa di antara mereka menggunakan teknologi ini untuk menyusun kata, mencari solusi, atau sekedar teman ngobrol.
Ngomongin soal teman ngobrol, baru-baru ini muncul sebuah survey yang ungkap beberapa remaja gunakan AI sebagai tempat bicara atau mencurahkan isi hati. Seperti apa? Ini dia!
Hasilnya, lebih dari 70 persen remaja telah gunakan seperti Character.AI atau Replika, dan 50 persennya menggunakannya secara rutin. Bahkan ChatGPT dan Claude digunakan untuk dukungan emosional (media curhat, ngobrol, dll.), persahabatan, hingga roleplay (bermain peran).
Lalu, sekitar 33 persen remaja dilaporkan menggunakannya untuk berinteraksi dalam hubungan sosial, termasuk latihan percakapan, melatih hubungan pertemanan, hingga interaksi romantis.
Bahkan dari wawancara bersama Associated Press, remaja 18 tahun bernama Ganesh Nair menjelaskan teknologi ini takkan pernah bosan pada penggunanya, tidak menghakimi, selalu memuji, dan memberi mental support kepada lawan bicara.

