
Naphat “Tokyogurl” Warasin, pemain tim nasional Arena of Valor Thailand, ditangkap dalam Operation Ghostbuster terkait dugaan penipuan teknologi saat SEA Games ke-33 di Bangkok. Ia diduga menggunakan ponsel pribadi untuk dikendalikan jarak jauh oleh rekannya, Chaiyo “Cheerio”, saat bertanding melawan Vietnam.
Skema kecurangan terungkap saat ronde penentuan karena gangguan koneksi dan perubahan password oleh wasit, memaksa Tokyogurl bermain tanpa bantuan. Akibatnya, performanya menurun drastis.
Thailand Esports Federation dan Garena langsung menjatuhkan larangan seumur hidup, sementara klub TALON memutus kontrak. Tim Thailand mundur dari kompetisi, memberi Vietnam medali emas.
Kasus ini kini diproses secara hukum sebagai tindak pidana berdasarkan Computer Crime Act 2007, dengan ancaman dua tahun penjara dan denda 40.000 baht. Sidang dijadwalkan 17 Maret 2026, menandai preseden penting bagi integritas esports di Asia Tenggara.
