
Evolution Championship Series (EVO), turnamen fighting game paling prestisius, kini sepenuhnya dimiliki oleh perusahaan esports Arab Saudi, RTS, di bawah proyek Qiddiya City. Dengan keluarnya NODWIN Gaming, RTS menjadi pemegang kendali tunggal, memastikan arah baru dalam ekosistem FGC global.
CEO RTS, Stuart Saw, menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung komunitas FGC, berkolaborasi dengan developer, dan memperkuat brand EVO secara internasional. EVO tetap berjalan sesuai jadwal, termasuk EVO Japan pada Mei dan event utama di Las Vegas akhir Juni.
Langkah ini bagian dari strategi Arab Saudi untuk mendiversifikasi ekonomi melalui esports, meski memicu perdebatan soal sportswashing terkait isu hak asasi manusia. Bagi komunitas, yang terpenting adalah keberlanjutan turnamen dan ruang kompetitif yang sehat.
