Ubisoft kini telah merilis game Assassin’s Creed Black Flag Resynced yang merupakan versi remake dari Black flag. Game ini tentunya sangat dinanti-nanti oleh gamer yang ingin memainkannya.
Para gamer ingin melihat seperti apa jika salah satu game Asassin’s Creed terbaik ini dibuat dengan teknologi yang lebih modern. Dan pada artikel kali ini, Gamebrott akan membagikan pengalaman bermain game tersebut.
Seperti apa sih game remake terbaru dari Ubisoft ini? Apakah tetap membawa inti dari versi originalnya? Yuk langsung saja kita Review Assassin’s Creed Black Flag Resynced.
Asassin’s Creed Black Flag Resynced merupakan versi remake yang dibuat oleh Ubisoft dan menyesuaikannya dengan teknologi modern mulai dari grafis, audio, story, hingga gameplaynya.
Pada versi Originalnya, Assassin’s Creed Black Flag dikembangkan menggunakan engine AnvilNext yang pada saat itu merupakan engine yang digunakan oleh Ubisoft mulai dari AC 3 hingg AC Rogue.
Untuk versi remake ini, Ubisoft menggunakan engine Ubisoft Anvil terbaru yang juga digunakan di Assassin’s Creed Shadows. Dan game ini dibuat dari awal dan tak hanya peningkatan grafis semata.
Hal ini terlihat dengan kualitas tekstur dan juga bangunan yang jauh lebih detail dibanding engine lamanya. Beberapa lokasi juga terlihat berbeda karena engine ini membuatnya menjadi lebih detail lagi.
Seperti contohnya benteng Castillo de San Salvador de la Punta yang ada di Havana kini terlihat lebih memiliki detail dan masih banyak lagi hal yang ditingkatkan oleh Engine terbaru ini.
Penggunaan Ubisoft Anvil engine ini juga menghadirkan berbagai peningkatan mulai dari detail tumbuhan yang semakin indah, hingga physics ombak yang lebih realistis lagi. Kini, petualangan di laut terlihat jauh lebih memukau.
