Memperingati Hari Kartini 2026, Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem esports nasional yang inklusif, terbuka, dan berbasis prestasi. PB ESI menilai industri esports kini telah menjadi ruang aktualisasi diri bagi siapa pun, tanpa batasan gender, dengan penilaian utama pada skill, profesionalisme, dan kontribusi nyata.

Komitmen ini tercermin dari sederet prestasi tim esports putri Indonesia di ajang internasional, mulai dari raihan medali di SEA Games hingga gelar juara dunia IESF World Esports Championship 2024 dan 2025. Salah satu atlet yang turut mencuri perhatian adalah Odella “Enerii” Abraham, yang kini memperkuat Falcons Vega di skena Valorant perempuan.

Manajer Tim Nasional Esports Indonesia, Glorya Famiela Ralahallo, menegaskan bahwa Hari Kartini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran perempuan di esports, baik sebagai atlet, manajer tim, pengurus federasi, organizer, hingga profesional di balik layar. PB ESI juga menekankan pentingnya pembinaan talenta muda dan ekosistem yang sehat agar atlet Indonesia mampu bersaing di level dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *