
Honor of Kings Invitational Season 4 (KIS4) 2026 yang digelar akhir Januari menjadi ajang penting untuk melihat evolusi META kompetitif pasca KIC 2025. Jika KIC 2025 dikenal dengan draf sempit dan minim eksperimen akibat Global Ban & Pick, KIS4 hadir dengan dinamika baru berkat fitur Spriteling yang memberi perlindungan area (shield).
Mekanik ini menggeser fokus permainan ke pertarungan front-to-back dan duel jangka panjang. Strategi burst instan tak lagi selalu efektif, sementara peran tank, support, dan utilitas kembali naik daun. Draf diprediksi lebih fleksibel dan “bernapas panjang”, dengan prioritas hero yang berubah meski inti META masih serupa.
Perubahan ini dinilai menguntungkan tim Indonesia yang dikenal kuat dalam koordinasi team fight dan eksekusi objektif. Dengan kreativitas draf serta pemanfaatan hero situasional, Indonesia berpeluang tampil kompetitif dan menjadi kuda hitam di panggung global.
KIS4 2026 bukan sekadar soal mengikuti tren, melainkan tentang kecepatan beradaptasi. Tim yang mampu membaca dampak Spriteling dengan tepat berpeluang besar melangkah jauh dan mencetak sejarah baru.
