Liputan6.com, Jakarta – Alter Ego harus merelakan piala M7 World Championship Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) kepada Aurora Gaming PH, dalam laga grand final, Minggu (25/1/2026) kemarin di Jakarta. Berita ini menjadi sorotan para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com.

Informasi lain yang juga populer datang dari model AI GPT-5.2 dari OpenAI yang diduga mencatut Grokipedia milik Elon Musk untuk isu-isu sensitif.

  1. Alter Ego Gagal Angkat Piala M7, Aurora PH Resmi Juara Dunia MLBB

Alter Ego (AE) harus merelakan piala M7 World Championship Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) jatuh ke tim Aurora Gaming PH, dalam laga mendebarkan yang digelar hari ini, Minggu (25/1/2026).

Bertanding dalam format best of 7 (BO7), Alter Ego diperkuat oleh Nino, Arfy, Alekk, Hijumee, dan Yazukee harus mengakui kekuatan tim esports wakil negara Filipina ini dengan skor akhir 4-0.

Penampilan Nino dkk dan racikan strategi dari coach Xepher yang sukses membawa mereka melaju jauh ke Grand Final M7 ternyata masih belum bisa membendung kedisiplinan permainan tim wakil Filipina tersebut.

Terlihat, permainan agresif El Familia di dua match sebelumnya melawan Team Liquid PH dan Selangor Red Giants dapat dipatahkan dengan mudah oleh para pemain tim esports asal Filipina ini.

Dari game pertama, Aurora Gaming PH menunjukkan pendekatan rapi dan tenang. Mereka tidak terpancing dengan gaya bermain agresif Alter Ego yang berberapa kali mencoba membuka team fight lebih dulu.

Gameplay “tabrak langsung” El Familia yang manjur saat menumbangkan Team Liquid PH dan Selangor Red Giants di lower bracket, kali ini justru mudah dibaca.

Hingga game terakhir, Alter Ego terlihat mengalami kesulitan untuk mengambil alih jalannya pertandingan walau hero yang digunakan merupakan opsi terbaik dan terkuat mereka.

  1. Model AI GPT-5.2 Besutan OpenAI Diduga Catut Grokipedia Milik Elon Musk untuk Isu Sensitif
    Namun, laporan investigasi terbaru dari The Guardian justru meragukan kredibilitas tersebut setelah menemukan bahwa model AI ini mengambil sumber dari Grokipedia–ensiklopedia daring milik xAI–untuk topik-topik sensitif dan kontroversial.

Dalam laporan tersebut, ChatGPT diketahui menggunakan Grokipedia sebagai sumber referensi saat menanggapi pertanyaan terkait keterlibatan pemerintah Iran dengan perusahaan telekomunikasi MTN-Irancell.

Tak hanya itu, sebagaimana dikutip dari Engadget, Senin (26/1/2026), GPT-5.2 juga merujuk pada platform milik Elon Musk tersebut saat membahas sosok Richard Evans.

  1. Mark Zuckerberg Luncurkan Program Meta Compute, Siapkan Infrastruktur Raksasa untuk AI
    Meta resmi memperkenalkan Meta Compute, program strategis pembangungan pusat data hingga pengembangan kecerdasan buatan (AI).

CEO Meta Mark Zuckerberg menegaskan, proyek ini menjadi fondasi utama bagi ekspansi teknologi perusahaan dalam jangka panjang.

Dikutip dari Engadget, Minggu (25/1/2026), Zuckerberg menyampaikan bahwa Meta menargetkan pembangunan kapasitas infrastruktur energi mencapai puluhan gigawatt dalam satu dekade mendatang. Dalam jangka panjang, kapasitas tersebut bahkan berpeluang menembus ratusan gigawatt.

“Meta berencana membangun puluhan gigawatt dalam dekade ini, dan ratusan gigawatt atau lebih seiring waktu. Cara kami merekayasa, berinvestasi, dan bermitra untuk membangun infrastruktur ini akan menjadi keunggulan strategis,” ujar Zuckerberg dalam keterangan resminya.

Kepala Teknik Global Meta, Santosh Janardhan, ditunjuk sebagai pemimpin utama tersebut.

Sementara Daniel Gross, mantan CEO Safe Superintelligence yang baru bergabung dengan Meta, akan memimpin unit baru yang berfokus pada perencanaan kapasitas jangka panjang, kerja sama dengan pemasok, analisis pasar, hingga permodelan bisnis.

Untuk diketahui, Evans adalah sejarawan asal Inggris yang menjadi saksi ahli dalam kasus fitnah penyangkal Holocaust, David Irving.

Menariknya, The Guardian mencatat adanya inkonsistensi. ChatGPT terpantau tidak menggunakan Grokipedia saat menjawab pertanyaan mengenai bias media terhadap Donald Trump atau topik kontroversial lainnya, yang menunjukkan pola penggunaan sumber yang selektif.

GPT-5.2 sendiri diluncurkan OpenAI pada Desember 2025 dengan ambisi meningkatkan performa tugas kompleks, seperti pengolahan spreadsheet dan kebutuhan profesional lainnya. Namun, integrasi informasi dari Grokipedia dinilai berisiko.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *