Site icon Situs #1 Berita Gaming Rekomendasi

Village in the Shade Tembus 200 Ribu Kopi Terjual dalam Sebulan

Village in the Shade membuktikan bahwa perpaduan genre yang tidak biasa terkadang justru bisa menghasilkan sesuatu yang menarik. Game garapan Nippon Ichi Software ini menggabungkan simulasi bercocok tanam dengan suasana horor yang cukup berbeda dari game farming pada umumnya.

Premis unik tersebut rupanya berhasil menarik perhatian banyak gamer. Baru-baru ini, Nippon Ichi Software mengungkapkan bahwa Village in the Shade telah berhasil mencatatkan penjualan lebih dari 200 ribu kopi hanya dalam waktu satu bulan sejak perilisannya.

Village in the Shade Raih 200 Ribu Penjualan

Village in the Shade resmi dirilis pada 29 Juli lalu. Sejak awal perilisannya, game tersebut langsung menunjukkan performa penjualan yang cukup mengesankan.

Nippon Ichi Software sebelumnya mengungkapkan bahwa game ini telah berhasil terjual sebanyak 100 ribu kopi hanya dalam waktu empat hari. Angka tersebut tentu menjadi pencapaian yang cukup besar, terutama untuk sebuah game dengan konsep yang terbilang unik.

Kini, dalam kurun waktu sekitar satu bulan, angka penjualannya kembali meningkat hingga mencapai 200 ribu kopi.

Tidak hanya versi digitalnya, versi fisik Village in the Shade juga mendapatkan sambutan yang sangat baik. Bahkan, game tersebut dilaporkan sempat terjual habis di Jepang, menunjukkan tingginya minat pemain terhadap game simulasi horor tersebut.

Kesuksesan ini membuktikan bahwa konsep farming yang dipadukan dengan elemen horor ternyata memiliki daya tarik tersendiri bagi para gamer.

Perpaduan Game Farming dan Horor yang Tidak Biasa

Biasanya, game simulasi bercocok tanam identik dengan suasana santai dan nyaman. Pemain menghabiskan waktu menanam tanaman, mengelola kebun, berbicara dengan penduduk desa, dan menjalani kehidupan yang tenang.

Namun, Village in the Shade mengambil pendekatan yang berbeda.

Nippon Ichi Software mencoba menggabungkan aktivitas simulasi bercocok tanam dengan nuansa horor. Kombinasi tersebut membuat game ini terasa unik dan menawarkan pengalaman yang berbeda dibandingkan game farming lainnya.

Premis yang tidak biasa inilah yang tampaknya menjadi salah satu alasan Village in the Shade berhasil menarik perhatian banyak pemain sejak pertama kali diperkenalkan.

Kesuksesan penjualan dalam waktu singkat juga menunjukkan bahwa gamer cukup tertarik dengan konsep baru yang ditawarkan oleh game tersebut.

Lokalisasi Bahasa Inggris Akan Hadir Oktober

Meskipun telah mendapatkan sambutan yang cukup besar, saat ini Village in the Shade masih memiliki keterbatasan dalam pilihan bahasa.

Game tersebut untuk sementara hanya tersedia dalam bahasa Jepang, Korea, dan Cina. Hal ini tentu membuat beberapa gamer internasional masih harus menunggu sebelum bisa menikmati permainan dengan dukungan bahasa yang lebih mudah dipahami.

Walau begitu, Nippon Ichi Software sebelumnya telah mengumumkan rencana untuk menghadirkan lokalisasi bahasa Inggris.

Versi bahasa Inggris Village in the Shade dijadwalkan meluncur pada 29 Oktober mendatang. Kehadiran lokalisasi tersebut tentu berpotensi membuat game ini semakin mudah diakses oleh gamer dari berbagai negara. okeslot

Dengan popularitas yang terus meningkat dan versi bahasa Inggris yang akan segera hadir, bukan tidak mungkin angka penjualan Village in the Shade akan kembali mengalami peningkatan.

Sudah Tersedia di PC, PS5, dan Nintendo Switch 2

Saat ini, Village in the Shade sudah tersedia untuk beberapa platform.

Para gamer dapat memainkan game tersebut melalui:

Game ini juga telah tersedia melalui Steam untuk wilayah Asia, meskipun pilihan bahasa yang tersedia saat ini masih terbatas.

Dengan pencapaian 200 ribu kopi terjual hanya dalam waktu satu bulan, Village in the Shade bisa dibilang menjadi salah satu kesuksesan menarik bagi Nippon Ichi Software.

Perpaduan antara simulasi bercocok tanam dan elemen horor mungkin terdengar aneh pada awalnya. Namun, justru konsep tersebut berhasil membuat game ini tampil berbeda dan menarik perhatian banyak gamer.

Kini, dengan kehadiran lokalisasi bahasa Inggris yang dijadwalkan pada Oktober mendatang, akan menarik untuk melihat apakah Village in the Shade mampu meraih kesuksesan yang lebih besar di pasar internasional.

Bagaimana menurut kalian? Apakah kalian tertarik mencoba game simulasi farming dengan tema horor seperti Village in the Shade?


Exit mobile version