
Set terbaru Pokémon TCG Indonesia bertajuk “Ledakan Peniada” langsung menjadi buruan dan mengalami kelangkaan hanya dalam hitungan hari sejak rilis awal April 2026. Produk ini sulit ditemukan di berbagai toko hobi maupun marketplace, memicu kekhawatiran di kalangan pemain dan kolektor.
Kelangkaan ini diduga tidak hanya disebabkan tingginya minat pasar, tetapi juga aksi pembelian besar-besaran oleh scalper yang menimbun stok untuk dijual kembali dengan harga lebih tinggi. Akibatnya, distribusi ke konsumen umum menjadi tidak merata.
Fenomena FOMO (fear of missing out) juga memperparah situasi, karena banyak pembeli ikut berburu bukan untuk bermain, melainkan demi potensi kenaikan harga. Dalam waktu singkat, booster pack dan box dilaporkan habis di banyak titik penjualan.
Set Ledakan Peniada sendiri menjadi incaran karena menawarkan kartu dengan nilai kompetitif sekaligus daya tarik koleksi, membuat permintaan datang dari dua segmen sekaligus.
Harga resmi booster box berada di kisaran Rp600.000, namun di pasar sekunder sudah melonjak hingga hampir dua kali lipat. Kondisi ini memicu imbauan agar konsumen tidak membeli dengan harga tidak wajar demi menekan praktik penimbunan.
Hingga kini belum ada pernyataan resmi terkait restock, namun distribusi tambahan diperkirakan akan dilakukan jika kelangkaan terus berlanjut.
