CEO Microsoft Satya Nadella memberikan tanggapan terhadap berbagai kritik publik terkait teknologi AI perusahaan yang kerap dijuluki “Microslop” oleh sejumlah netizen. Melalui unggahan di akun LinkedIn pribadinya dalam rangka menyambut tahun 2026, Nadella menegaskan bahwa Microsoft akan terus melanjutkan fokus pengembangan AI sebagai bagian dari strategi perusahaan ke depan.
Dalam pernyataannya, Nadella menyebut bahwa AI seharusnya dipandang sebagai “scaffolding” atau perancah bagi potensi manusia — bukan sebagai pengganti. Ia menilai bahwa yang terpenting bukanlah seberapa kuat sebuah model AI, melainkan bagaimana teknologi tersebut diterapkan untuk membantu manusia mencapai tujuan mereka.
Nadella juga mengajak publik untuk melampaui perdebatan antara kritik “slop” dan kecanggihan teknologi, serta membangun keseimbangan baru dalam “teori pikiran”, yaitu cara manusia berinteraksi dengan alat bantu kognitif modern seperti AI. Menurutnya, pertanyaan utama yang perlu dijawab kini berkaitan pada desain dan implementasi produk AI agar tetap relevan dan bermanfaat. LGO99
Komentar tersebut muncul di tengah kritik sebagian pengguna yang merasa skeptis terhadap implementasi AI Microsoft pada berbagai produk, namun perusahaan tetap menegaskan komitmennya pada visi AI sebagai pendukung produktivitas dan pengembangan potensi manusia.

